Inter Milan Kembali Gagal Raih Kemenangan
Inter Milan urung meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Setelah di final Piala Super Eropa 2010, kini giliran Bologna menahan imbang Nerazzurri di laga Serie A, Selasa (31/8/2010) dini hari waktu Indonesia.
Ya, akhir pekan kemarin, juara bertahan Liga Champions harus mengakui ketangguhan Atletico Madrid, yang berangkat sebagai jawara kasta kedua (Europa League). Wakil La Liga membungkam pasukan Giuseppe Meazza 2-0 di Stadion Louis II, Monaco.
Kini, kemenangan tak lagi milik skuad besutan Rafael Benitez di laga pembukaan Serie A musim ini. Meladeni jamuan Bologna di Stadion Renato Dall’Ara, Javier Zanetti dkk hanya bermain imbang tanpa gol.
Sejumlah peluang di babak pertama berlalu begitu saja. Tuan rumah justru lebih dulu menciptakan peluang berbahaya, tepatnya di menit 14. Umpan panjang dari Marco Di Vaio dihalau Lucio, namun disambar Henry Gimenez yang langsung menembak ke arah gawang Julio Cesar. Bola masih melambung di atas mistar.
Kerjasama Di Vaio dan Gimenez terulang kembali. De javu terjadi di menit 42, saat kapten tim Bologna melayangkan umpan silang pada Gimenez. Striker asal Uruguay melesakkan tendangan volley, namun Cesar sigap menjaga gawangnya.
Wesley Sneijder sempat memecah kebuntuan di menit akhir babak pertama. Gelandang internasional Belanda nyaris membuka keunggulan bagi Inter, saat posisinya sangat dekat dengan gawang Bologna, yang dikawal Emiliano Viviano.
Sangat disayangkan, Sneijder belum mampu menaklukkan gawang Viviano dan skor kacamata mengantarkan turun minum.
Di babak kedua, Inter lebih gencar melancarkan serangan. Memasuki menit 53, Diego Milito melambungkan umpan silan pada Goran Pandev, namun tandukan striker asal Republik Macedonia tepat mengarah ke Viviano.
Samuel Eto’o sebenarnya memliki peluang emas membawa keunggulan bagi Inter. Kapten Timnas Kamerun urung memaksimalkan tendangan 20 yards, serta gagal mengkonversi umpan silang gelandang Brasil, Philippe Coutinho.
Demikian juga dengan Sneijder. Gelandang berkepala plontos mendapat kesempatan melalui tendangan sudut dan tendangan bebas. Lagi, penyelamatan gemilang Viviano membuat gawang Bologna enggan bergetar.
Ya, penjaga gawang muda Italia tampaknya patut dinobatkan sebagai man of the match. Viviano belum bosan mematahkan serangan yang dilancarkan Eto’o di menit 78. Sneijder pun dibuat frustrasi kala umpannya pada Esteban Cambiasso disambar penjaga gawang 24 tahun tersebut.
Alhasil, skor 0-0 tak berubah hingga usai pertandingan. Sementara, Inter harus tercecer di peringkat 12 klasemen, sedangkan Bologna menghuni posisi sembilan. Praktis, Nerazzurri harus membiarkan ‘saudara tua’ mereka, AC Milan, bercokol sebagai pemuncak klasemen setelah menggilas Lecce 4-0.
Susunan pemain:
Bologna: Viviano, Esposito, Portanova, Britos, Rubin, Mudingayi, Ekdal, Casarini, Garics, Gimenez, Di Vaio.
Inter: Julio Cesar, Zanetti, Lucio, Samuel, Chivu, Mariga, Cambiasso, Pandev, Sneijder, Eto’o, Milito.
Sumber (oz)/photo (reuters)













