m88






bursa bola
agen bola
Tiket Gratis Piala Dunia Brasil 2014 Jika serahkan Senjata Api | Harian Olahraga
Published On: Fri, Dec 16th, 2011

Tiket Gratis Piala Dunia Brasil 2014 Jika serahkan Senjata Api

Harianolahraga - Pemerintah Brasil akan membuat terobosan baru. Suporter akan mendapat tiket gratis atau diskon untuk Piala Dunia 2014 jika menyerahkan senjata. Ini bagian dari kampanye perlucutan senjata. Senjata beredar luas dan bebas di Brasil selaras dengan peningkatan kriminalitas dan pembunuhan.

Namun, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) baru mempelajari ide tersebut. Jika memang dianggap layak, FIFA kemungkinan menyetujuinya.

Ide ini disampaikan Kementerian Keadilan Brasil, bulan lalu, sebagai bagian dari program perlucutan senjata di Brasil. Menurut laporan-laporan media Brasil, bahkan nanti senjata bisa ditukar denganjersey (kostum) resmi tim sepak bola yang ditandatangani pemain.

Brasil memang memiliki tingkat kriminalitas yang tinggi. Yang memprihatinkan, para pelakunya sudah menggunakan senjata berbagai jenis dengan bebas. Maka, Brasil terus berusaha mengatasi hal ini. Adanya Piala Dunia 2014 dinilai menjadi momen yang tepat untuk menggalakkan perlucutan senjata sekaligus membangun kehidupan yang lebih aman dan nyaman.

Sebuah proposal baru juga dimunculkan para pembuat hukum. Mereka punya ide bahwa tiang gawang di stadion yang dipakai Piala Dunia 2014 akan dibuat dari senjata yang sudah dihancurkan. Bahkan, kalau perlu, ini bisa digunakan di semua kompetisi FIFA sebagai bagian dari kampanye antikekerasan dan penggunaan senjata secara ilegal.

Renan Filho, anggota parlemen dari Partai Gerakan Demokrasi Brasil, mengusulkan agar Piala Dunia 2014 mengadopsi tema, “Untuk Dunia Tanpa Senjata”.

“Kita harus mempertimbangkan sejarah sosial dalam mempertahankan kedamaian. Di Afrika Selatan temanya perang melawan AIDS. Di sini, kita harus menyebarkan budaya perdamaian dan perlucutan senjata. Kita masih menjadi negara dengan tingkat pembunuhan memakai senjata paling tinggi,” kata Filho dalam sidang parlemen, bulan lalu.

Dalam wawancara dengan situs web Globo Esporte, Cilma Azevedo (wakil dari kampanye Desarma Brasil), popularitas sepak bola menjadi kunci dari kerangka gerakan antisenjata di Brasil.

“Tingkat pembunuhan dengan senjata sangat tinggi dan kami melihat sepak bola bisa memobilisasi rakyat untuk melawannya,” katanya.

Dalam kunjungannya ke Brasil, Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke mengindikasikan kurang setuju dengan ide menukar senjata dengan tiket. “Sayangnya, saya kira terlalu banyak senjata di Brasil dan kita tidak memiliki jumlah tiket yang cukup (dibandingkan dengan jumlah senjata),” ujarnya.

Terakhir, perlucutan senjata di Brasil dilakukan bulan Mei lalu. Ini dilakukan setelah sebulan sebelumnya seorang mantan murid memberondongkan peluru ke bekas sekolahanya di Rio de Janeiro dan mengenai 12 murid. Sejak itu, 20.000 senjata disita. Namun, ancaman tetap mengintai dan senjata masih banyak. Salah satunya karena banyak polisi korup.

Pekan ini, polisi di Rio de Janeiro melancarkan operasi penyelundupan senjata. Mereka berhasil menahan 18 orang, termasuk 13 polisi. Mereka didakwa menjual senjata dan obat terlarang ke geng dari Jacarezinho.

Menurut sebuah studi yang dikeluarkan Instituto Sangari, Rabu (14/12/2011), tingkat pembunuhan di Brasil meningkat 124 persen dalam tiga dekade terakhir. Tercatat, setidaknya sudah ada satu juta pembunuhan sejak 1980 sampai 2010.


About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


facebook harianolahraga twitter harianolahraga