Jika Rossi dilarang Tes Ducati, Yamaha ingin habisi Ducati
Casey Stoner buka suara terkait misteri apakah Valentino Rossi akan diperbolehkan Yamaha untuk menjajal Ducati di akhir musim ini. Menurut Stoner, jika Yamaha melarangnya, maka itu merupakan bagian strategi untuk menghambat perkembangan Ducati.
Kendati telah dipastikan bakal bergabung ke Ducati mulai musim depan, namun Rossi masih harap-harap cemas menunggu izin Yamaha untuk menjajal sensasi Desmosedici GP11, usai seri terakhir di Valencia. Hingga kini, tim yang berlambangkan Garputala ini masih belum memberikan jawaban pasti. Namun beredar kabar, Yamaha akan mengikuti jejak Honda yang juga melarang Rossi menjajal YZR-M1 saat memutuskan bergabung dengan Yamaha pada musim 2003 lalu.
Menyikapi hal ini, Stoner yang posisinya bakal digantikan Rossi coba memberikan tanggapan. Pembalap yang musim depan bakal hijrah ke Honda ini menilai Yamaha seharusnya memberikan izin buat Rossi. Karena jika tidak, Yamaha dinilainya sama saja telah menghambat kinerja Ducati untuk mengembangkan motor.
Diketahui, jika pada akhirnya Rossi tak mendapat izin, maka ini merupakan kerugian besar buat Ducati. Sebab, juara dunia sembilan kali ini tak bisa memberikan masukan kepada tim barunya itu selama tiga bulan, menyusul libur kompetisi. Rossi bahkan baru bisa melakoni debutnya bersama GP11 pada awal Februari di Malaysia (sesi uji coba resmi).
“Saya pikir, akan menjadi keuntungan besar buat Ducati bisa Rossi diijinkan melakoni tes di akhir musim,” tutur Stoner seperti dikutip MCN, Kamis (2/9/2010).
“Mulai dari akhir musim, mereka (setiap tim) memiliki banyak waktu untuk mengerjakan sesuatu yang diperlukan dan berdasarkan masukan dari pembalapnya masing-masing. Pada sesi tes usai balapan di Valencia, Anda pasti mendapatkan sedikit banyak data, untuk kemudian bekerja untuk mengembangkan motor, sebelum mengujicobakannya secara resmi pada tahun baru,” tambahnya.
“Saya pikir, sesi tes di akhir musim merupakan hal yang sangat penting bagi mereka (Ducati), sebagai tes awal. Jadi, saat libur kompetisi, mereka bisa bekerja semaksimal mungkin untuk merealisasikan apa yang diinginkan pembalapnya,” tandas juara dunia 2007 itu.
Sumber (oz)













